Pages

Thursday, February 25, 2010

Mesin Vespa


PRINSIP DASAR KINERJA MESIN VESPA
Prisip dasar kinerja dari pada mesin vespa ini berbasis dua tak atau dua langkah, langkah pertama adalah pembilasan serta percampurannya antara bahan bakar dan udara yang sebelumnya sudah di atur dari karburator, lalu langkah kedua proses penekanan bahan bakar keruang bakar sehingga terjadilah ledakan dari percikan api busi dan bahan bakar yang berakibat adanya dorongan seher yang memutar poros engkol dan kopling gir transmisi. Di bawah ini saya akan menjelaskan perangkat mesin vespa super yang terdiri dari

I. KARBURATOR
Karburator adalah satu komposisi alat yang mengatur suplai bahan bakar ke ruang bakar, ini sebuah alat yang berkerja secara kinetik tanpa alat elektronik sipengendara hanya mengatur suplai udara melalui tuas gas yan ada distang kemudi lalu perangkat lainnya dari karburator menyesuaikan dengan sendirinya.

II. PENGAPIAN
Yang disebut Proses pengapian adalah terjadinya satu percikan api busi sebagai penyulut bahan bakar yang telah tercampur dan terbilas oleh poros engkol atau krukas yang ada dalam ruang bakar guna terjadinya ledakan yang menghasilkan dorongan seher. Api yang ada di busi daihasilkan dari SPUL PLATINA yang ada dalam medan magnet, setrum dari spul di stabilkan KONDENSATOR berukuran 2 farad lalu di sinyalkan atau sistem pemulsaran oleh PLATINA setrum yang melalui proses di atas di perkuat atau perbesar oleh KOIL, proses ini berdampak percikan api di BUSI berkekuatan lebih dari 4000 voltase dengan titik ampere lemah

III. RUANG BAKAR
Ruang bakar adalah satu ruang yang ada di dalam mesin vespa untuk menghasilkan tenaga berkapasitas 150 CC, di sini terjadi proses MIXTURISASI atau penyampuran antara bahan bakar berjenis bensin dengan udara KRUKAS atau poros engkol stelah bahan bakartercampur di transperkan oleh seher yang nya tlah terdorong oleh proses sebelumnya melelui rongga ransfering yang ada pada BLOK SILINDER, lalu bahan bakar mengalami penekannan ke ruang vakum yang ada pada HEAD SILINDER di sini lah terjadi ledakan hasil dari tekanan dan percikan api busi, sisa bahan bakar yang berjenis korbon dioksida dibuang ke udara lepas melalui lubang buang mengarah ke KNALPOT yang berfungsi menmanfaatkan gas buang sebagai kompresi balik untuk menyempurnakan proses selanjutnya, dan juga knalpot ini berfungsi sebagai peredam suara ledakan,

IV. ROTASI ATAU PUTARAN MESIN
Tiga proses di atas menghasilkan rotasi atau perputaran mesin dan gir-gir yang ada di girbok di melalui KOPLING atau cluth yang berpungsi sebagai otomatis penetral putaran gir sesui dengan keinginan pengendara dalam gir bok terdiri dari GEAR PRIMER atau lebih di kenal dengan gigi borobudur rotasi dari gigi borobudur ini berhubungan langsung dengan GEAR SEKUNDER atau lebih dikenal sebagai gigi seri. Pengaturan transmisi dari kecepatan gigi 1 ke 4 doleh CRASH GEAR atau gigi silang pengaturan ini langsung di hubung kan ke kendali atau stang motor, keunikan mesin ini dalam mantransferkan tenaga tidak menggunakan sistem rantai. Dalam perawatan lebih murah dan mudah yang terpenting adalah ketelitian dan ka apikan kit menggunakan mesin ini.

MASALAH YANG SERING TERJADI SERTA PENYELESAIAN NYA
i. Karburator sering kotor atau spuyer tersendat Dalam masalah ini berdampak langsung dengan laju motor, motor dalam melaju tersendat- sendat atau motor malah sulit untuk hidup terkadang
pula busi sering mati terlihat dari ujung busi isolatornya berwarna hitam kelang yang mengakiobatkan hilang nya percikan api di busi Penyelesaiannya:

1. Bersihkan tangki bahan bakar dari kotoran dan karat
2. Periksa selang bensin dari kerak bahan bakar
3. Bersihkan karburator menggunakan kompresor angin perikasa kembali lubang- lubang spuyer jangan sampai ada kotoran yang tertinggal, ketelitian di tuntut dalam hal ini
4. Periksa ukuran lobang spuyer sudah pas belum jangan sampai kebesaran atau kekecilan. Bila kebesaran motor akan boros bahan bakar dan juga busi sering mati. Ukuran ubang spuyer berpatokan pada ukuran standar pabrik
5. Setingan atau penyetelan jarum ideal harus pas menurut pengalaman saya caranya denmgan menyetel stasioner karbu pada stelan tertinggi, lalu putar jarum ideal menggunakan obeng kekanan stelah berhenti putaran jarum kendorkan kembali ke kiri perlahan-lahan sampai terdengar suara mesin di putaran ter tinggi,

ii. PENGAPIAN
Permasalahan dalam pengpian juga akan berdampak langsung pada laju motor atau motor tidak bisa hidup, susah starter motor biasanya kendala pengapian berada pada stelan platina yang tidak benar, bisa juga salah satu perangkat pengapian sperti Busi, Koil, Platina, Kondensor, Spul pengapian ada yang sudah tidak layak pakai atau mati. penyelasaiannya:
Langkah pertama periksa warna ujung busi, bila berwarna hitam kelang busi tidak akan memercikan api solusinya stel ulang ukuran spuyer pilot jet dam main jet, beila warna ujung busi merah bata maka pariksa ke bagian yang pengapian yang lainnya. Koil yang layak pakai apabila kita konsletkan kabel busi dengan jarak ke massa mesin kira kira 8 mm masih terjadi loncatan api berwarna biru, bila tida berwarana biru di sini percikan atau laoncatan api berwarna merah ini berarti stelan platina tidak benar atau si koilnya yang memang sudah lemah, loncatan api dari koil dipengaruhi langsung oleh stelan platina, Penyetelan platina yang benar adalah berjarak kerenggangan antara konektor minus dan konektor plus nya kira-kira 0,5mm. dengan menggunakan obeng min, perlu di ingat penyetelannya jangan di ketok karna hal akan mepersingkat umur pakai platina karna entara konektor tidak lurus atau bengkok. Loncatan yang terjadi pada platina juga
berkaitan dengan kondisi kondensator Pemeriksaan kondensator amat lah mudah apa bila terjadi lancatan api di platina ini di karenakan kondensator anda sudah tidak layak pakai, ganti kondensor anda atau ada cara lain yaitu cangkok kondensor dengan kondensor lainnya atau sistem kondensatornya di double dengan ukuran kapasitas kondensor yang sama 2 farad, Yang terakhir adalah cek spul pengapian anda masih layak pakai atau harus di gani degngan yang baru, tanda spul pengapian rusak, biasanya kumparan spul lecet, gulungan spul kendor, spul putus.
Apabila semuanya stabil maka anda wajib memeriksa nap puur atau ketepatan pengapian tapi sebelumnya lihat dulu kondisi spi magnet patah atau tidak juga lihat kondisi rotor masih bagus atau sudah tidak, ukuran nap puur adalah 21 drajat sebelum titik mati poros atau kondisi pala seher di atas.

iii. Motor macet tidak bisa starter Ini adalah suatu trable mesin yang lebih fatal biasanya hal ini terjadi di kerenakan lakher atau BEARING ada yang rusak, stang sekher atau CONECTING ROOD rusak, ring sekher patah, sekher atau PISTON tidak layak pakai, perangkat di gear bok ada yang patah, PER GIGI PRIMER rontok, PLAT KOPLING yang sudah tidak layak pakai. GIGI STATER ompong atau rontok. Proses penyelesainnya harus turun mesin dan kita harus bongkar semua perangkat mesin agar lebih mudah pengecekan nya. Apabila dalam pengecekan perangkat ternyata ada yang rusak lebih baiknya kita ganti dengan yang baru, untuk menjaga hal-hal yang tidak di inginkan yang bisa saja nanti terjadi di dalam kita mengoprasikan kendaraan
kita di jalan.

iv. Motor tidak nyaman di kendarai atau goyang Dalam kondisi ini diluar dari pada mesin kecuali perangkat penunjang dan stabizer getaran atau karet mesin, masalah ini menyangkut kenyamannan kita dalam berkandara karna semua ini akan berdampak langsung dalam SAFETY REEDING keselamatan kita terancam bila hal ini di biarkan. Adapun panenggulangnganya sbb:
cek kondisi kelayakan ban dan pelek, bila ban botak harus ganti kondisi pelek pun harus stabil jangan ada speleng atau goyang Cek kondisi as ayun masih layak pakai atau tidak, biasanya dalam kondisi ini pala babi depan akan goyang apa bilia as ayun rusak, semua itu berdampak langsung pada sistem kendali kendaraan anda, Cek lassan bodi pada titik tumpu seperti, DEK MOTOR, TULANG BUAYA, LUBANG AS MESIN, TUMPUAN SOK BLAKANG, DLL. Bila terjadi keropokan pada bodi jangan biarkan hal itu berlarut karna akan berakibat kerusakan bodi yang lebih fatal bahkan pernah terjadi notaor tiba tiba patah. Cek kondisi STABIZER GETARAN atau karet-karet mesin dan shokbreker juga MOUNTING sok blakang, bila terlihat sudah usang atau rusak harus cepat-cepat di ganti. Cek SOKBREAKER, apa bila sok breker sudah lemah baik pernya atau sok wajib untuk kita ganti, jangan lupa kondisi mur roda baik depan maupun belakang dalam kondisi kencang dan terkunci paku pengunci. Jangan sekali kali anda pertaruh kan nyawa anda hanya karena malas untuk memperbaikinya.



Panduan Menegeluarkan Mesin Vespa
Gambar di bawah ini adalah Vespa 150 tetapi telah retrofitted dengan mesin dari 150 Super .

Langkah pertama untuk menghapus sisi kanan bodywork untuk mendapatkan akses ke mesin.

Oli Mesin lebih mudah di keluarkan vespa dalam keadaan masih berdiri.
Semua kabel kontrol, listrik, dan bahan bakar / minyak baris harus diputuskan. Dimulai pada bagian bawah dari motor, cari rem belakang nut (blue arrow), kopling bentil (panah hijau), dan minyak drain plug (panah merah). Melucuntukan rem belakang kacang dan geser batin kabel melalui lubang di bagian tengah baut. Kemudian geser melalui kabel luar adjuster di mesin casing kabel sehingga benar-benar bebas dari motor. Kabel kopling yang harus diikuti dengan cara yang sama.

Tempat yang sesuai di bawah kontainer Vespa dan menghapus minyak memperkurus meloncat dari casing. Memperkurus minyak akan keluar sampai tidak ada yang kiri. Saya biasanya reparasi yang bolt sehingga tidak bisa hilang. Ingat, sangat mudah strip yang lembut aluminium casing dengan baut jadi kencangkan hanya sekitar 1 / 4 turn terakhir jari ketat.

Menemukan persimpangan kotak pada bagian atas mesin casing di dekat kipas angin. Jika Anda memiliki sepeda baterai, pastikan untuk sambungannya atau hanya tarik sekering. Melucuntukan single screw dan menghapus bagian atas kotak persimpangan.

Membuat sketsa cepat dari sambungan kemudian menghapus bingkai kawat dari persimpangan kotak sambungan. Setelah diputuskan memastikan kawat tidak dipotong pada motor pada titik tertentu sebelum mereka menghilang ke dalam bingkai.

Merenggangkan kedua screws baik pada akhir carb menghapus kotak dan penutup.
Bahan bakar baris terhubung ke berduri ceruk di carb ditunjukkan dengan tanda panah merah di atas. Putar tuas bahan bakar di bawah kursi ke posisi off. Bahan bakar untuk menghapus baris sambungan Puhsh it hati hati disini

yang kadang-kadang sangat sulit, atau menggunakan 10mm menyedihkan untuk menghapus seluruh teluk kecil dengan bahan bakar baris tersambung. Hal ini dapat memudahkan untuk menghapus berduri sejak masuk ke anda bisa mendapatkan dari kedua belah pihak. Kabel yang tersumbat (panah biru) dan throttle kabel (panah hijau) juga harus disingkirkan. Mereka hanya melepas kaitan dari carb meskipun kadang-kadang adalah berguna untuk memberangus pegangan yang berliku-liku untuk mendapatkan beberapa kendor di kabel. Dengan kabel kedua dihapus, mendorong mereka kembali melalui carb kotak sehingga mereka gratis.

Tarik lembut karet bawah dari kotak carb. Saya biasanya membuka ujung yang lain terhubung ke frame terlalu karena membuat berguna untuk semua item yang longgar kabel.

semua kabel listrik, saluran bahan bakar, dan semua kontrol kabel dan barang mereka dalam bingkai lubang untuk menjaga mereka dari jalan.

Sekarang pindahkan ke bawah kotak pemilih dan menemukan satu sekrup di bawah kipas angin yang memegang penutup penutup di tempat. Hapus sekrup dan penutup, dan menggunakan 11mm socket untuk melepaskan dan mengeluarkan dua nuts, washers split dan flat washers baik dari sisi kotak pemilih

Perca menempatkan kotak di bawah pemilih sebagai langkah berikutnya biasanya spills sedikit sisa minyak. Setelah kacang yang aktif, yang berliku-liku gear selector headset ke 3. Pelintir pegangan atau 4. Gear selector kotak dan harus mengesampingkan dari mesin casing.

Hati-hati tarik kotak pemilih dari casing. Jika tidak akan datang bebas lihat ada di dalam dan mencoba untuk menggoyangkan itu sehingga kaki kecil berasal dari alur di gear selector penyelam. Para pemilih dan kotak kedua kabel harus dapat diambil jelas dari motor.

Menggunakan 14mm engkol dan socket (atau dua wrenches), keluarkan kacang shock belakang dan mendorong melalui gunung sehingga dapat sepenuhnya disingkirkan. Jika Anda tidak dapat push it try clamping wakil grips pada kepala baut dan menarik.
Langkah terakhir untuk motor yang menurun adalah mengeluarkan satu motor depan berporos bolt. Menggunakan soket di samping kotak sarung tangan dan pilinan pada motor samping untuk menghentikan kejadian yg berputar.
Setelah baut yang longgar tetapi tidak dihapus, merapikan beberapa cara untuk mendukung scooter tanpa mengandalkan roda belakang Dalam gambar ini Anda dapat melihat bahwa sebenarnya susu memetikan telah menaikkan menjebak cukup untuk membolehkan shock mount untuk bebas menarik.
Hati-hati menghapus utama berporos bolt oleh menarik baik itu di akhir satu atau hati-hati banging it out dari yang lain, yang berhati-hati untuk tidak merusak mesin.

Platina

Membuat Rangkaian Penguat Platina
Pada Scooter platina adalah jantungnya mesin, kalau rusak gawat deh. Jadi kita harus selalu waspadai platina tersebut. Kerusakan pada platina ini dapat dilihat dengan berkurangnya supply pengapian pada Coil yang menyebabkan busi tidak dapat berfungsi dengan sempurna.
Pada kesempatan ini saya akan memberikan suatu rangkaian yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja dari platina tersebut. Intinya platina disini hanya untuk menyambung dan memutuskan arus saja,


Cara kerja dari rangkaian ini adalah hanya memanfaatkan percikan (switc ON/OFF) dari platina kemudian disetatabilkan, sehingga pengapian yang dikeluarkan oleh Coil lebih besar dan sempurna, meskipun platina tersebut dalam keadaan lemah.
Rangkaian yang kami rancang ini diberi nama Platina Semi CDI (PSC),


Cara pengukuran hasil dari Platina Semi CDI ini terperinci sebagai berikut :
Peralatan yang digunakan adalah alat ukur (AVO meter)
Set AVO meter pada AC 200 Volt.
Positif (kabel merah) AVO meter dihubungkan ke kabel rangkaian PSC yang menuju koil.
Negatif (kabel hitam) AVO meter dihubungkan ke massa/bodi.
Nyalakan motor/starter motor dengan kick starter, lalu lihat di AVO meter apakah ada tegangan yang keluar atau tidak ?
Bila tidak ada, maka periksa tegangan dari sepul yang mengalir ke PSC. Sebaiknya dilakukan pengecekan tegangan sepul terlebih dahulu, caranya sama seperti di atas, hanya saja kabel posituf AVO meter dihubungkan ke kabel sepul yang menuju PSC.
Kalau tidak ada AVO meter, coba lakukan kabel dari PSC yang menuju koil di sambungkan ke body besi motor, kemudian starter. Kalau ada percikan api berarti PSC ini berfungsi.